PERBANDINGAN TENTANG HAL-HAL APA YANG MENJADI KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DALAM PELAYANAN GEMBALA YANG MELAYANI PENUH WAKTU, DENGAN GEMBALA BERLATAR BELAKANG PENGUSAHA ATAUPUN PROFESIONAL YANG MELAYANI PARUH WAKTU
Kata Kunci:
gereja, pemimpin gereja, model pemimpin gereja, chruch, church leader, church leader modelAbstrak
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu pengetahuan tentang hal-hal apakah yang menjadi kelebihan dan yang menjadi kekurangan dari pelayanan Gembala yang bekerja melayani penuh waktu (full timer), dengan Gembala yang melayani paruh waktu dikarenakan mempunyai bisnis atau pekerjaan sampingan lainnya selain pelayanannya di gereja. Dalam Alkitab tidak pernah dituliskan adanya larangan dari seorang Hamba Tuhan untuk berbisnis atau memiliki suatu usaha sendiri, walaupun kita juga tahu bahwa Tuhan menetapkan suku Lewi untuk melayaniNYA sepenuhnya. Dimana dikatakan suku Lewi adalah milikNYA. dan mereka hanya melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan melayani Tuhan saja, dan tidak melakukan pekerjaan ataupun bisnis lainnya. Namun di sisi lain, Alkitab dalam Perjanjian Baru juga menuliskan tentang Rasul Paulus yang memiliki usaha membuat dan menyewakan tenda-tenda, selain tetap melakukan perjalanannya ke berbagai tempat untuk mewartakan kabar baik bagi banyak orang diluar bangsa Israel, yang belum mengenal Kristus. Jadi tidak ada salahnya juga bagi seorang Hamba Tuhan, jika dirinya memiliki latar belakang suatu usaha dalam bentuk bisnis, dagang, atau pun sebagai seorang profesional, seperti misalnya Dokter, Insinyur, Penyanyi, Pemusik dan lain sebagainya, asal dalam pelayanannya sebagai Gembala, harus tetap memiliki motivasi yang baik, benar, dan berintegritas, serta tentunya dalam menjalankan bisnisnya diharapkan yang bersangkutan juga harus memperhatikan dan tetap berpegang teguh pada ajaran-ajaran Firman Tuhan yang banyak juga mengajarkan bagaimana agar dapat melakukan bisnis dengan benar. Dengan demikian jangan sampai apa yang mereka lakukan saat berbisnis tersebut justru menjadi batu sandungan bagi jemaat atau orang-orang di luar sana. Namun memang tidak semua aliran gereja menyetujui para Hamba Tuhan yang melayani di gereja mereka, boleh berbisnis. Dalam peraturan mereka menginginkan agar para Hamba Tuhan yang melayani di gereja mereka, terutama sang Gembala, itu haruslah seorang fulltimer/penuh waktu, yang bisa memberi waktu sepenuhnya bagi semua keperluan kegiatan gereja yang dipimpinnya. Dengan demikian diharapkan agar semua kegiatan pelayanan yang dilakukan dapat berjalan baik sesuai dengan visi dan misi dari gereja mereka itu. dikarenakan Sang Gembala selaku Pemimpin beserta seluruh jajaran para Hamba Tuhan penuh waktu yang berada di bawahnya, bisa melakukan semua tugas-tugas yang ada secara fokus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis literatur, serta pengumpulan data melalui buku-buku, jurnal-jurnal serta dokumen-dokumen maupun artikel-artikel tulisan yang kami dapatkan melalui google, bahkan beberapa youtube para hamba Tuhan, yang memiliki topik penulisan maupun pembahasan yang temanya berkaitan dengan bahan penelitian ini. Kesimpulan : berkenaan dengan adanya bermacam-macam gereja dengan berbagai peraturan yang mereka tetapkan, semuanya itu pada dasarnya ditetapkan dan dilakukan dengan tujuan untuk dapat mencapai visi dan misi gereja masing-masing, dengan yang terbaik yang bisa mereka lakukan.
ABSTRACT
The purpose of this research is to gain knowledge about what are the advantages and disadvantages of the service of Pastors who work full time (full time), with Pastors who serve part time due to having a business or other side job apart from their service at church. In the Bible it is never written that there is a prohibition on a servant of God from doing business or having his own business, even though we also know that God appointed the tribe of Levi to serve HIM fully. Where it is said that the tribe of Levi is HIS. and they only do work related to serving God, and do not do other work or business. However, on the other hand, the Bible in the New Testament also writes about the Apostle Paul who had a business making and renting tents, apart from continuing to travel to various places to proclaim the good news to many people outside the nation of Israel, who did not yet know Christ. So there is nothing wrong with a Servant of God, if he has a background in business, trade, or as a professional, such as a Doctor, Engineer, Singer, Musician and so on, as long as his service as a Pastor must remain have good motivation, correctness and integrity, and of course in running his business it is hoped that the person concerned must also pay attention to and remain firm in adhering to the teachings of God's Word, which also teaches a lot about how to do business correctly. In this way, don't let what they do when doing business become a stumbling block for the congregation or people out there. However, not all church sects agree that Servants of God who serve in their churches can do business. In their regulations they want the Servants of God who serve in their church, especially the Pastor, to run well in accordance with the vision and mission of their church. because the Shepherd as the Leader and all the full-time Servants of God, who can give full time to all the needs of the church activities he leads. In this way, it is hoped that all service activities carried out under him, can carry out all existing tasks in a focused manner. This research uses a qualitative approach with descriptive methods and literature analysis, as well as data collection through books, journals and documents and written articles that we obtained through Google, even several YouTube of God's servants, which have writing and writing topics. discussion whose theme is related to this research material. Conclusion: regarding the existence of various churches with various regulations that they set, all of them are basically established and carried out with the aim of achieving the vision and mission of each church, the best they can do.

