MAKNA PENJALA MANUSIA MENURUT INJIL LUKAS 5:1-11
Kata Kunci:
penjala manusia, injil lukasAbstrak
ABSTRAK
Ungkapan “menjadi Penjala manusia” adalah sebuah ungkapan yang menarik dalam Alkitab. Ungkapan ini terdapat dalam cerita dimana Yesus memanggil murid-murid yang pertama. Salah satu hal yang menarik ketika membaca atau mendalami kisah hidup Yesus yang dilukiskan dalam injil adalah kehadiran murid-murid yang menyertai-Nya. Dalam masing-masing injil, para penulis injil melukiskan kehadiran para murid ini secara berbeda-beda. Meskipun demikian, kehadiran para murid ini memiliki pola yang sama, yakni inisiatif dari Yesus. Yesus menghendaki murid-murid maka Dia memanggil mereka dengan berbagai cara (bdk. Luk 5:1-11; 5:27-32; 9:56-62; Mrk 1:17; Mat 4:21).
Dalam beberapat tulisan karya ilmiah maupun buku, penulis menemukan beberapa pandangan yang berbeda mengenai ungkapan “menjadi penjala manusia” dari beberapa penafsir. Stefan Leks mengatakan demikian: Sesuai dengan kerjaannya menangkap ikan, mulai saat itu Simon akan menjaring manusia. Artinya, ia akan menjadi penjala demi Kerajaan Allah. Hal ini tidak berlaku bagi semua pengikut Yesus, sebab ditujukan kepada Simon dan menggambarkan peranannya yang utama. Penjelasan Leks mengenai hal ini hanya menggabarkan apa yang akan Petrus lakukan setelah ia mengikut Yesus, hal ini hanya ditekankan kepada Petrus dan tidak kepada murid yang lain.

